Daftar Blog Saya

Mengenai Saya

Sabtu, 26 Desember 2009

PEMBELAJARAN TEMATIK
Pembelajaran tematik adalah pembelajaran terpadu yang menggunakan tema untuk mengaitkan beberapa mata pelajaran sehingga dapat memberikan pengalaman yang bermakna kepada siswa, Tema adalah pokok pikiran atau gagasan pokok yang emnjadi pembicaraan.
Kelebihan pembelajaran tematik, antara lain :
 Menyenangkan karena berangkat dari minat dan kebutuhan peserta didik.
 Memberikan pengalaman dan kegiatan belajar mengajar yang relevan dengan tingkat perkembangan dan kebutuhan peserta didik.
 Hasil belajar dapat bertahan lama karena lebih berkesan dan bermakna.
 Mengembangkan keterampilan berfikir anak didik sesuai dengan persoalan yang dihadapi.
 Menumbuhkan keterampilan sosial melalui kerja sama.
 Memiliki sikap toleransi komunikasi dan tanggap terhadap gagasan orang lain.
 Menyajikan kegiatan yang bersifat nyata sesuai dengan persoalan yang dihadapi dalam lingkungan peserta didik.
Pembelajaran tematik juga memiliki kelemahan, yaitu :
 Pembelajaran tematik akan sulit dilakukan oleh guru tunggal.
 Guru harus menguasai penjabaran tema, jika guru tidak bisa menguasai penjabaran tema maka guru akan kesulitan dalam proses pembelajara.
 Guru harus mampu mengaitkan tema dengan materi pokok pada setiap mata pelajaran.
 Guru harus kreatif dalam menyiapkan pengalaman belajar bagi anak, juga dalam memilih kompetensi dari berbagai mata pelajaran.
 Siswa harus siap mengikuti kegiatan pembelajaran yang bervariasi dan aktif.
 Memerlukan berbagai prasarana dan prasarana belajar.
Beberapa hal yang meliputi tahap perencanaan yang mencakup kegiatan seperti berikut :
1. Pemetaan Kompetensi Dasar
Kegiatan ini dilakukan untuk memperoleh gambaran secara menyeluruh dan utuh semua standart kompetensi, kompetensi dasar dan indikator dari berbagai mata pelajaran yang dipadukan dalam tema yang dipilih. Kegiatan yang dilakukan adalah :
a. Penjabaran standart kompetensi dan kompetensi dasar kedalam indicator.
b. Menentukan tema.
c. Identifikasi dan analisis standart kompetensi, kompetensi dasar, dan indikator.
2. Identifikasi dan analisis standart kompetensi, kompetensi dasar, dan indikator.
Buatlah jaringan tema yaitu menghubungkan kompetensi dasar dan indikator dengan tema.
3. Penyusunan Silabus
Hasil seluruh proses yang dilakukan pada tahap-tahap sebelumya dijadikan dasar dalam penyusunan silabus.
4. Penyusunan Rencana Pembelajaran
Untuk keperluan pelaksanaan pembelajaran guru menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran.
Setelah tahap persiapan dilakukan, maka selanjutnya tahap pelaksanaan pembalajaran terpadu. Adapun tahap pelaksanaan pembelajarannya meliputi :
a. Kegiatan awal/pendahuluan
Pada tahap ini dapat dilakukan panggilan terhadap anak tentang tema yang disajikan. Beberapa contoh kegiatan yang dapat dilakukan adalah, bercerita, kegiatan fisik/jasmani, dan dan menyanyi.
b. Kegiatan inti
Kegiatan inti difokuskan pada kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk pengembangan kemampuan baca, tulis hitung. Penyajian bahan pembelajaran dialakukan dengan menggunakan strategi / metode yang bervariasi dan dapat dilakuakn secara klaksikal, kelompok kecil, ataupun perorangan.
c. Kegiatan akhir/penutup
Sifat dari kegiatan penutup adalah untuk menenangkan. Beberapa contoh kegiatn penutup yang dapat dilakukan adalah menyimpulkan atau mengungkapkan hasil pembelajaran yang telah dilakukan, mendongeng, membacakan cerita dari buku, pantomime, pesan-pesan moral, musik/apresiasi musik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

semoga bermanfaat